Fundamentalisasi dan Elaborasi Dengan Tujuan membidik Alur dan Rencana Rekonsiliasi Untuk Diri Sendiri
THE THINGS THAT HOOK US.
- January 19, 2024 -
Dalam perjalan hidup terkadang kita menemukan banyak cabang di jalur yang sedang kita lalui. Tak sedikit orang yang lebih memilih untuk tidak menentukan tujuan mereka namun hanya mengikuti arus dan melihat dimana mereka akan berakhir nantinya. Saya tidak bisa menilai bahwa itu adalah cara yang salah, namun saya tidak suka dengan cara itu. Anda harus memegang setir kehidupan anda. Anggaplah anda sebagai masinis ataupun nahkoda yang sedang mengoprasikan sesuatu yang tanggung jawabnya sangat besar. Hal itu meyangkut harapan orang lain, kepercayaan orang lain, bahkan nyawa sekalipun. Tindakan tidak acuh kepada keputusan seperti itu bisa menghancurkan diri dia sendiri secara perlahan jikalau dia tidak menyadari hal itu secepatnya.
Dalam kasus ini juga, ada juga golongan beberapa orang berambisi dan mereka siap dan bersemangat untuk mengambil keputusan seperti itu. Namun, apakah kalian bisa menebak jalan atau cabang manakah yang mereka pilih?
Dengan naluri dan insting manusia normal mereka pastinya akan memilih jalan yang menurut mereka gambaran awalnya aman dan bisa berguna untuk diri mereka sendiri. Namun, sesuatu yang bersinar tidak selalu emas. Sesuatu yang tampaknya aman dan menyenangkan saat dijalani pada awal, tidak pasti akan berakhir sama seperti awalnya. sesuatu yang menyilaukan tidak selalu baik.
Hal yang menyilaukan sering dikaitkan dengan barang berharga, namun tidak untuk kali ini. Jalur yang menyilaukan disini justru yang paling menakutkan diantara yang lainnya. Dikarenakan tidak bisa diprediksi dan tidak bisa diantisipasi jikalau tiba-tiba semua keadaan itu berubah nantinya. Tidak ada yang abadi di dunia ini. Keadaan anda saat ini bisa saja berubah 1 jam kedepannya. Jangan terlalu santai karena sudah sampai sejauh ini, justru disaat seperti ini pertempuran yang sesungguhnya baru dimulai. Pertempuran antara batin, pikiran dan mental.
Sesuatu yang terlalu baik juga tidak mungkin bisa terjadi ataupun diberikan begitu saja. Barang yang berharga pastinya diinginkan oleh semua orang. Jika semua orang menginginkannya, itu akan semakin susah untuk didapatkan namun akan sangat mudah untuk dilihat dan memancing orang lain. Hal yang dianggap berharga untuk banyak orang. Keinginan mempengaruhi kelangkaan dan permintaan. Orang-orang di zaman sekarang rela mati hanya untuk sekedar validasi untuk mendapatkan segala sesuatu yang terbatas dan juga diinginkan semua orang.
Seperti itulah faktanya dilapangan, kita juga harus bercermin kepada bangsa sendiri. Bahwasanya bangsa ini mempunyai tujuan utama yang sangat tinggi di tahun 2045, namun orang orang hanya terpancing dengan hasilnya. orang-orang menginginkan hasilnya, semua orang ingin merasakannya. Namun tidak ada yang peduli dengan prosesnya.
Jadikan ini sebagai refleksi dan rambu-rambu bagi diri sendiri. Selalu pertmbangkan hal sekecil apapun dan perkirakan semua kemungkinan yang akan terjadi pada setiap jalur dan setiap cabang, bahkan yang terburuk sekalipun. Jangan hanya melihat melalui proses awalnya saja, selalu berpikir 20 langkah kedepan untuk memprediksi segala suatu kemungkinan. Karena orang yang mampu bertahan hingga akhir adalah orang yang paham dan bisa memprediksi segala suatu tentang medan perangnya. Pihak yang lebih dulu bisa memahami medan pertempuran dan bisa membuat senjata mereka efektif di setiap situasi bahkan di situasi terburuk sekalipun adalah pihak yang akan memenangkan peperangan.
Masa depan bergantung pada rencanamu.
--Gigih, Thank you for Reading--

.jpeg)


Comments
Post a Comment