Moratorium Tentang Segala Tanggung Jawab dan Kepercayaan Dengan Ujung Tombak Retorika
THE THINGS THAT HAUNT US.
- January 20, 2024 -
Setelah berhasil merencanakan banyak hal dan terus melangkah maju di kehidupan ini, apakah kita perlu menengok ke belakang atau tetap menjadi munafik dengan selalu melihat ke depan? Orang yang selalu melihat ke belakang akan di cap sebagai orang yang tidak memiliki tekad untuk maju sementara orang yang tidak mau untuk melihat ke belakang sama sekali akan di cap tidak acuh oleh masyarakat.
Sungguh ironis bagaimana cara kita menjawab ataupun bertindak atas keadaan ini, namun seperti kata pepatah " Kamu tidak akan bisa lari dari bayanganmu sendiri." Hal ini seringkali lupa akan hal ini dan akhirnya mereka hanya mengikuti alur ataupun memilih suatu keputusan tanpa merencanakan dan melakukan analisis terlebih dahulu. Hal ini sering menjadi pemakan korban penyesalan paling banyak tenggelam ke dalam penyesalan mereka sendiri pada akhir dari segala sesuatu yang mereka ambil.
Perlu digaris bawahi kalau hal ini terkadang tidak hanya dialami oleh orang orang yang tidak melakukan analisa dulu, akan tetapi hal ini juga berlaku untuk orang orang yang sudah memiliki perancanaan namun mereka terus melihat ke belakang setiap waktu hanya untuk menyadari bahwa mereka tidak bisa lari dari setiap penyesalan dan permasalan masa lalu yang dulunya mereka tidak pedulikan dan tidak ambil pusing untuk masalah tersebut. Setiap kali mereka melihat ke belakang atau masa lalu, mereka hanya akan merasakan rasa takut, resah dan sakit.
Setiap mereka melihat ke belakang, mereka hanya akan melihat perwujudan dari rasa penyesalan itu akan terus merangkak dan melekat di kulit mereka dan mengalir di dalam darah mereka. Tidak ada yang bisa lari dari perasaan semacam itu. Namun, ada beberapa cara untuk mengatasi atau menguranginya. Tidak ada hal yang masih di dalam akal sehat yang bisa mengubah atau mereplikasi masa lalu. Waktu tidak dapat diulang kembali dan semua itu sudah terjadi di dunia ini, kalian harus memahami hal itu kecuali kalian akan melakukan kontrak dengan iblis,
Cara untuk mengalahkan mahkluk itu hanya dengan berdamai dengannya, mengikhlaskan dan memaafkan dirimu di masa lalu. Tidak ada manusia yang bisa melangkah sempurna, pasti kita pernah dan perlu menyentuh beberapa retakan atau permukaan yang kasar untuk melewati jalan tersebut. Diri kamu di masa lalu juga pasti sudah sangat sadar bahwa diri kamu di masa depan tidak akan mengulangi dan lebih waspada terhadap permasalahan yang terjadi.
Selalu ingatlah masa lalu tidak akan pernah bisa meninggalkanmu, akan tetapi dia tidak akan selalu menjadi musuh atau pemangsamu. Kamu hanya perlu berdamai dan membuatnya menjadi salah satu alasan kamu tetap melangkah ke depan. Dengan mindset atau pola pikir seperti itu tidak akan ada lagi yang bisa menghambatmu, tidak ada lagi yang bisa memburumu. Karena kamu sudah menyadari segala kesalahan dan perbuatanmu di masa lalu. Maka kamu sudah resmi menjadi orang baru dan bukan diri kamu di masa lalu lagi. Tetap melangkah maju.
--Gigih, Thank You for Reading--




Comments
Post a Comment